Artikel
Sejarah Desa Glindah
Desa Glindah dijaman penjajahan Belanda terdiri dari enam Dusun, Dari enam Dusun dulunya adalah Desa yang dipimpin oelh seorang Lurah, Terdiri dari Lurah Desa Glindah, Lurah Desa Karangmangu,Lurah Desa Tegal, Lurah Desa Balongtambak dan Lurah Desa Glindah Beji, adalah l;okasi benteng pertahanan sebagai pertahanan serangan dari musuh yang ingin menguasai Desa Glindah. Karena Desa Glindah memiliki lahan pertanian yang subur serta strategis dalam segala bidang serta wilayah yang luas.
Wilayah Desa Glindah dipimpin lurah yang bernama BAGONG, guna memperkuat pertahanan Desa maka diadakan penyatuan wilayah Desa, yang kemudian diberik nama BLENGKET, sebagai pimpinan tunggal untuk menyatukan wilayah Desa- Desa tersebut dimenangkan oleh LURAH BAGONG, Lurah BAGONG merintis kedaulatan Desa Glindah, dengan menyatukan Desa-Desa dalam satu nama Desa GLINDAH. Desa menjadi sebuah Dusun, yang dipimpin seorang Pak BAU.
Adapun Kepala Desa yang pernah menjabat hingga sekarang adalah sebagai berikut :
- LURAH BAGONG, TAHUN 1926 S/D 1937
- LURAH PAKU, TAHUN 1937 S/D 1941
- LURAH SUMANTRI, TAHUN 1941 S/D 1944
- LURAH SAPERAN TAHUN 1944 S/D 1947
- LURAH MASRAL, TAHUN 1948 S/D 1975
- KEPALA DESA SAPAR, TAHUN 1975 S/D 1990
- KEPALA DESA GIRUNADI TAHUN 1990 S/D 1998
- KEPALA DESA BAMBANG SAKTIONO, S.Pd TAHUN 1999 S/D 2013
- KEPALA DESA SUTRI, Amd. Kep, Tahun 2013 s/d 2025
KDMP DESA GLINDAH
Penyaluran BLT DD ke 1,2.3 Tahun 2026
MUSDES penetapan APBDes
Pemberian PMT Balita Resiko Stunting
WISUDA SLANTANG

